Masyarakat Desa Lingga Gelar Aksi Damai di Banko Barat


MUARAENIM, SUMSEL, SEPUTARNEGERI.COM – Ratusan warga Lingga turun ke jalan di area Banko Barat Desa Lingga untuk mengadakan aksi damai terkait perekrutan tenaga kerja kontraktor yang beroperasi di area Banko Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. Selasa (06/09).

Foto : Suasana Orasi

Saat aksi damai berlangsung, hadir Kapolres Muara Enim AKBP. Aris Rusdyanto dan Wakapolres Kompol Indarwati ,dan jajaran serta Kapolsek Lawang Kidul IPTU. Yogie S. Hasyim beserta anggotanya, Camat Lawang Kidul dsn staf, Danramil 404-05 Tanjung Enim dan anggota, BPD

Dalam orasinya menyampaikan aspirasi masyarakat tentang rekrutmen tenaga kerja di beberapa perusahaan yang beroperasi di Banko Barat.

Sebagai koordinator aksi damai Amat Nangwi menjelaskan beberapa tuntutan diantaranya surat perjanjian yang sudah ditandatangan perusahaan tahun 1999, tahun 2011 dan tahun 2015, agar diperbaharui serta direalisasikan, untuk tenaga kerja 50% tenaga lokal Desa Lingga, perusahaan wajib memberikan pelatihan kepada masyarakat Lingga, termasuk dana CSR perusahaan dialokasikan 25% untuk masyarakat Desa Lingga.

Dari pihak PT BA menurunkan scurity puluhan anggota mengawal sebagai petugas pengamanan alat vital perusahaan yang menambang di Banko Barat.

Camat Lawang Kidul Andrille Martin juga angkat bicara untuk memberi kesejukan serta berpesan kepada aksi damai agar tetap bersabar, menahan emosi dan tidak anarkis dalam orasi ini.

“Untuk dapat mediasi kepada pihak PT BA dan perwakilan dari perusahaan sebagai kontraktor, perwakilan dari massa aksi damai diminta 10 atau 20 orang,” jelasnya.

Dari pantauan awak media, dari pihak perusahaan PT BA menurunkan puluhan anggota security sebagai petugas pengamanan alat vital perusahaan yang menambang di Banko Barat.

Menurut vempri Sagara selaku GM UPTE PT Bukit Asam, bahwa tenaga kerja Desa Lingga sudah banyak yang diterima di perusahaan, satu pintu melalui Camat dan Kepala Desa, kemudian dia mengungkapkan untuk diadakan mediasi dengan perwakilan aksi.

“Terkait rekrutmen tenaga kerja baik di PT BA maupun subkontraktor sudah banyak yang diterima, tapi tidak mungkin untuk diterima semua, karena kerjanya ditambang harus punya skill, resikonya terlalu tinggi,” tutupnya.

Usai aksi damai di Banko Barat, para aksi dan petinggi PT BA dan Kapolres Muara Enim serta Camat Lawang Kidul dan Kapolsek Lawang Kidul, Danramil 404-05 langsung menuju balai Desa Lingga untuk dilakukan mediasi. (Umar)


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COPY PASTE MALU DONG